Headlines News :

Latest Post

Apapun Kurikulumnya, yang Penting Gurunya

Written By nursetya on Senin, 15 April 2013 | 9:53:00 AM

JAKARTA, KOMPAS.com - Tujuan dari dirombaknya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 ini sebenarnya cukup baik yaitu untuk membangkitkan kemampuan nalar dan kreativitas anak didik secara merata. Pasalnya, selama ini kurikulum yang mampu memacu hal tersebut hanya dapat diperoleh di sekolah-sekolah tertentu saja.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Karnadi mengatakan bahwa tidak ada maksud buruk dari perubahan kurikulum ini. Namun, ada hal yang perlu dipertimbangkan dengan baik agar maksud baik tersebut dapat tercapai yaitu masalah guru.
"Guru kita ini sudah lama tidak dibiasakan untuk mengembangkan sesuatu. Hanya terbiasa menerima dan menjabarkan dan takut salah jika tidak sesuai dengan arahan," ujar Karnadi saat diskusi tentang kurikulum 2013 di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (9/4/2013).
Ia juga menjelaskan bahwa guru-guru ini bukannya tidak mampu menjalankan kurikulum 2013. Hanya saja karena terbiasa diarahkan, guru jadi terbatas untuk berkreasi.
"Padahal mau kurikulum berubah berulang kali tidak akan masalah selama guru kreatif," ungkap Karnadi.
Untuk itu, dalam pelatihan yang digagas, guru sebaiknya tidak hanya disuguhi panduan dari buku babon saja. Namun diajak melakukan simulasi dan praktik-praktik yang nantinya berguna untuk diterapkan di kelas. Pasalnya, hanya dengan menghafal saja orang mudah lupa materi yang diberikan.
"Guru harus diajarkan untuk menciptakan suasana belajar yang kolaboratif. Misalkan anak diajak keluar atau menyelesaikan soal dengan contoh-contoh mainan. Jadi jangan anak-anak ditakut-takuti," jelas Karnadi.
Secara terpisah, hal senada juga diungkapkan pemerhati pendidikan, Romo Benny Susetyo. Ia mengatakan bahwa kurikulum ini memang berhasil di sekolah-sekolah tertentu seperti sekolah internasional.
Selain gurunya cukup kreatif dalam menciptakan suasana belajar, ruang kelas juga disediakan untuk jumlah siswa yang tidak terlalu banyak sehingga fokus. "Tidak hanya itu, dalam satu kelas biasanya guru lebih dari satu untuk saling membantu dan menangani anak-anak," jelas Benny.
"Jumlah anak dalam kelas juga hanya 20 orang paling banyak. Bayangkan saja 20 anak dengan guru paling tidak tiga orang dengan sekolah negeri yang muridnya 40 dan gurunya hanya satu," tandasnya.

Car Free Day (CFD) di Kota Klaten

Written By nursetya on Jumat, 09 Maret 2012 | 5:51:00 PM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan mengujicoba perhelatan Car Free Day (CFD) di Jl Pemuda mulai April mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Jaka Sawaldi kepada Solopos.com, Rabu (15/2), mengatakan rencananya perhelatan CFD akan dibagi menjadi tiga segmen yakni olahraga, perekonomian, dan pendidikan. Segmen olahraga akan digelar mulai dari simpang lima Plaza Matahari hingga simpang empat Toko Laris. Sekmen perekonomian akan dihelat mulai dari simpang empat Toko Laris hingga pertigaan BRI Klaten.
Sementara sekmen pendidikan akan dihelat mulai BRI Klaten hingga Tugu Adipura. “Karena melibatkan tiga segmen maka perhelatan CFD melibatkan berbagai instansi pemerintah seperti Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora),” ujar Jaka Sawaldi.
Kepala Disperindagkop dan UMKM, Sugiarso Sapto Aji menyambut baik adanya sekmen perekonomian di CFD. Menurutnya, rencananya pihaknya akan memanfaatkan sekmen perekonomian untuk mempromosikan berbagai produk lokal seperti kerajinan tangan, lurik, batik, makanan tradisional dan lain sebagainya. Dalam jangka dekat, pihaknya akan menggelar sosialisasi kepada pemilik usaha berbagai produk lokal asli Klaten itu.
“Sosialisasi akan dilakukan secepatnya. Kami akan melibatkan beberapa organisasi pengusaha produk unggulan seperti BKPED (Badan Kerjasama Pelaku Ekonomi Daerah-red) Cabang Klaten,” ujar Sapto Aji.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Klaten Bambang Seno Birowo meminta masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mempersiapkan diri dalam menyukseskan perhelatan CFD yang akan digelar setiap hari Minggu itu. Dia berharap, peluncuran program CFD berjalan dengan lancar sehingga akan mempengaruhi jalannya program pada pekan-pekan berikutnya.
“Kalau pembukaan CFD dikonsep menarik tentu masyarakat akan antusias datang. Tapi kalau kesan pertama sudah tidak bagus maka pelaksanaan berikutnya akan kurang berhasil,” tukas Bambang. (solopos.com)

Windows 8

Written By nursetya on Senin, 05 Maret 2012 | 10:05:00 PM

Microsoft telah merilis Windows 8 versi Beta di perhelatan Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, akhir Februari lalu. Windows 8 versi Beta ini juga disebut Windows 8 Consumer Preview.

Ada banyak perubahan yang terjadi di Windows 8. Tak heran jika Microsoft sangat berambisi sistem operasi terbarunya akan menuai sukses, tak hanya di jajaran komputer desktop tapi juga di jajaran tablet dan smartphone.

Log-in

Jika Anda salah seorang yang suka menjaga privasi perangkat komputer dengan password, Windows 8 menyediakan cara baru berupa Picture Password, di mana Anda bisa masuk ke sistem operasi dengan menggunakan foto sebagai password-nya.

Pasanglah foto yang berbeda atau memiliki keunikan tersendiri agar lebih aman dan mudah diingat. Foto tersebut akan muncul di layar saat posisi terkunci atau saat Anda hendak mengaktifkan komputer.

Keamanan dari picture password ini berasal dari cara jari Anda menyentuh atau menggambar bagian-bagian tertentu pada foto. Sistem ini merekam kombinasi gerakan, titik gerakan, arah gerakan, dan gerakan jari.

Untuk gerakan jari bisa berupa titik, garis, ataupun lingkaran. Gerakan-gerakan itu akan diterima sebagai akses yang valid sehingga Windows 8 menafsirkan gerakan tersebut sebagai password.

Picture password ini dianggap sebagai metode alternatif untuk login. Jika Anda salah memasukkan sandi gambar sampai lima kali,  perangkat akan terkunci sampai Anda melakukan log-in dengan memasukkan password teks dan karakter seperti biasa.

Windows 8 tidak lagi menyediakan fitur pengenal wajah untuk melakukan log-in.
English French Spain Italian Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Mutiara Hikmah
"Siapa yang menginginkan dunia harus dengan ilmu, siapa yang menginginkan akhirat harus dengan ilmu, dan siapa yang menghendaki keduanya harus dengan ilmu."
(Rasulullah SAW)

 
Support : Sinau Teika
Copyright © 2013. SMP N 3 KLATEN Sekolah Standart Nasional - All Rights Reserved
Template Created by Nursetya.Smart Published by Mr.Smart SMPN3KLATEN
Proudly powered by Blogger